Breaking News

Bapas I Semarang Jadi Pusat Penguatan Peran PK dalam Implementasi KUHP-KUHAP Terbaru

Bapas I Semarang Jadi Pusat Penguatan Peran PK dalam Implementasi KUHP-KUHAP Terbaru
SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (SEMARANG)  - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Timur melaksanakan kegiatan studi tiru sekaligus transfer knowledge ke Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah yang dipusatkan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Semarang, pada hari Selasa (10/2/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penguatan peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) serta pendalaman implementasi penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) Baru dalam sistem Pemasyarakatan.


Rombongan Kanwil Ditjenpas Jawa Timur disambut langsung oleh jajaran Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah dan Kepala Bapas Kelas I Semarang beserta seluruh jajaran. 


Dalam pertemuan yang bertempat di aula Bapas Kelas I Semarang, kedua belah pihak berdiskusi sekaligus  transfer knowledge terkait pelaksanaan tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan, khususnya dalam implementasi menghadapi perubahan paradigma hukum pidana yang humanis berdasarkan HAM yang telah diatur dalam pasal KUHP dan KUHAP terbaru.


Hadir dalam kegiatan Akbar tersebut Kakanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dan Jawa Tengah beserta perangkat jajarannya, Kepala Bapas se-Jawa Timur dan Jawa Tengah beserta seluruh jajaran Pejabat Struktural dan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama, Muda dan Madya, Ketua Ipkemindo Jawa Timur dan Jawa Tengah, peserta Magang Nasional Batch 2 tahun 2025 serta Akademisi Mahasiswa UIN Walisongo Semarang.


Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, pemaparan teknis pelaksanaan tugas PK di Bapas Kelas I Semarang, serta peninjauan langsung pelaksanaan layanan pemasyarakatan sekaligus peresmian unit layanan Sekretariat Tim  Pengamat Pemasyarakatan (TPP) Bapas Kelas I Semarang. 


Bapas Kelas I Semarang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani, tahun 2026 diharapkan meraih predikat WBBM. 


Kepala Bapas Kelas I Semarang Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH menyampaikan bahwa melalui studi tiru dan transfer knowledge ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar Kanwil Ditjenpas dalam rangka mewujudkan sistem pemasyarakatan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada keadilan serta perlindungan hak klien pemasyarakatan. 


Kolaborasi dan sinergisitas Bapas se-Jawa Timur dan Jawa Tengah dalam rangka menyatukan persepsi peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam penerapan KUHP dan KUHAP terbaru.


“Kolaborasi dan sinergisitas melalui program studi tiru dan transfer knowledge ini dapat menyatukan persepsi untuk menjawab tantangan peran penting Pembimbing Kemasyarakatan dalam mengimplementasikan penerapan KUHP dan KUHAP terbaru ini” pungkas Totok. (tim Liputan)
Editor : fds

© Copyright 2022 - Suara Milenial Kalbar