![]() |
| KKKS Pontianak Barat Hadirkan Pelatihan Pantomime Edukatif |
SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (PONTIANAK) –
Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pontianak Barat sukses
menyelenggarakan Workshop Pantomime yang berlangsung di Aula SD Negeri 56
Pontianak Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 25 sekolah dasar se-Kecamatan
Pontianak Barat, dengan masing-masing sekolah mengutus satu guru pendamping dan
satu siswa pada Selasa (10 Februari 2026).
Workshop ini menjadi wadah
kolaborasi pembelajaran lintas peran antara pendidik dan peserta didik.
Kehadiran guru dan siswa secara bersamaan di ruang pelatihan menciptakan
suasana belajar yang sinergis dan partisipatif.
Hadir sebagai narasumber utama,
Cak Bowo, Ketua Sanggar Pantomime Kalimantan Barat, menyampaikan bahwa seni
pantomime bukan sekadar pertunjukan tanpa kata, melainkan media edukatif yang
efektif dalam menyampaikan pesan pembelajaran.
“Pantomime mampu menumbuhkan
kepercayaan diri siswa, melatih konsentrasi, mengasah kreativitas, serta
mengembangkan ekspresi nonverbal yang sangat penting dalam pembentukan
karakter,” ungkapnya saat sesi pemaparan materi.
Kegiatan diawali dengan sambutan
Ketua KKKS Kecamatan Pontianak Barat, Dra. Hj. Fauziah, M.M., yang
mengapresiasi antusiasme seluruh sekolah yang terlibat.
Ia berharap workshop ini dapat
menjadi bekal bagi guru dan siswa untuk mengembangkan potensi seni di sekolah,
baik dalam proses pembelajaran di kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Workshop secara resmi dibuka oleh
Pengawas Dinas Pendidikan Kota Pontianak, Ibu Indri Febrianie, S.Pd. Dalam
sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan upaya
peningkatan kompetensi pendidik serta pengembangan bakat dan minat siswa di
bidang seni.
Menurutnya, pantomime merupakan
salah satu bentuk seni yang relevan dengan penguatan pendidikan karakter dan
pembelajaran kreatif yang kini menjadi fokus dalam dunia pendidikan.
Selama kegiatan berlangsung,
peserta tampak aktif dan penuh semangat, terutama saat sesi praktik. Guru dan
siswa berkolaborasi langsung dalam berbagai latihan ekspresi, gerak dasar,
hingga simulasi penampilan sederhana. Interaksi yang terbangun menciptakan
suasana belajar yang menyenangkan, komunikatif, dan inspiratif.
Pada sesi akhir, para peserta
menyampaikan pesan dan kesan positif. Mereka berharap kegiatan serupa dapat
terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak sekolah yang
mendapatkan manfaat.
Workshop Pantomime ini menjadi
wujud nyata komitmen KKKS Kecamatan Pontianak Barat dalam mendukung inovasi
pendidikan serta mendorong pengembangan seni dan kreativitas di lingkungan
sekolah dasar.
Ketua KKKS Pontianak Barat
menutup kegiatan dengan harapan agar workshop ini memberikan manfaat nyata bagi
guru dan siswa.
“Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan kembali dilaksanakan pada tahun mendatang dengan cakupan yang lebih luas serta kualitas yang semakin baik,” tutupnya. (tim liputan).

Social Header