SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (PONTIANAK) - Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Provinsi Kalimantan Barat menggelar pertemuan guna membahas kondisi terkini di wilayah Kalbar, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kewaspadaan dini masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban. FKDM Kalbar Perkuat Kewaspadaan Dini Bahas Kondisi Terkini Daerah
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua FKDM Provinsi Kalimantan Barat, Muhamad Sani, SH., MAP., serta dihadiri oleh jajaran pengurus FKDM, di antaranya Jakuis Sinyor, Arif Joni Prasetya, Viza Julian, Edi Suhairul, Ronaldo, dan Istardohu.
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Pontianak pada hari Rabu (22/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya terkait kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi beberapa waktu lalu dan berdampak pada aktivitas masyarakat. Selain itu, forum juga menyoroti keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat yang dinilai menghambat mobilitas dan distribusi barang.
Tak hanya itu, kondisi perekonomian daerah turut menjadi perhatian, termasuk dampak dari berbagai kebijakan yang diterapkan baik oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Para peserta membahas pentingnya sinkronisasi kebijakan agar mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
Muhamad Sani menegaskan bahwa FKDM memiliki peran penting dalam menghimpun informasi dari masyarakat dan menyampaikannya kepada pemangku kebijakan sebagai bahan pertimbangan.
“Berbagai isu yang berkembang di masyarakat harus kita cermati bersama. FKDM hadir sebagai jembatan informasi agar setiap permasalahan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, mulai dari persoalan infrastruktur, ekonomi, hingga stabilitas sosial.
Dari hasil pembahasan dan laporan yang disampaikan, FKDM Kalbar menyimpulkan bahwa secara umum kondisi wilayah Kalimantan Barat saat ini dalam keadaan aman, terkendali, dan kondusif. Meski demikian, kewaspadaan dan sinergi seluruh pihak tetap diperlukan guna mengantisipasi berbagai potensi permasalahan ke depan.
Melalui pertemuan ini, FKDM Kalbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan dini serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dan aparat terkait, guna menjaga kondusivitas wilayah dan mendorong percepatan penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. (tim liputan).
Editor : cc
Social Header