![]() |
| LDII Kalbar Bantu Peternak Lokal Lewat Gerakan Tebar 434 Hewan Kurban |
SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (PONTIANAK) –
Semangat berbagi dan kepedulian sosial warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia
(LDII) Kalimantan Barat pada momentum Iduladha 1447 Hijriah patut diapresiasi.
Di tengah kondisi ekonomi yang
belum sepenuhnya stabil, warga LDII Kalbar justru menunjukkan antusiasme tinggi
dalam beribadah kurban dengan total 434 ekor hewan kurban yang berhasil
dihimpun tahun ini.
Ketua DPW LDII Kalimantan Barat,
Susanto, mengaku haru melihat kekompakan dan semangat masyarakat LDII dalam
mewujudkan ibadah kurban pada 10 Dzulhijjah 1447 H.
“Alhamdulillah, semangat warga
LDII luar biasa. Padahal daya beli masyarakat tengah menurun atau bisa
dikatakan ekonomi sedang tidak stabil,” ujarnya kepada wartawan, Rabu
(27/5/2026).
Menurut Susanto, tingginya
antusiasme warga dalam berkurban tidak lepas dari pemahaman tentang nilai
spiritual dan sosial yang terkandung dalam ibadah tersebut. Kurban, kata dia,
bukan sekadar ritual tahunan, tetapi juga bentuk ketakwaan dan kepedulian
terhadap sesama.
“Secara spiritual, ibadah kurban
menjadi cerminan ketakwaan seorang muslim dan menjadi amalan yang sangat
disenangi Allah SWT. Selain itu, manfaat sosial dari berbagi kepada masyarakat
juga sangat luar biasa,” jelasnya.
Tahun ini, jumlah hewan kurban
LDII Kalbar mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Total 434 ekor hewan kurban yang terdiri dari 236 ekor sapi dan 198 ekor
kambing berhasil dihimpun dan disalurkan kepada masyarakat.
“Jumlah tersebut meningkat
sekitar 9 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 395 ekor,” ungkap
Susanto.
Menariknya, pembagian daging
kurban yang dilakukan LDII Kalbar tidak hanya diperuntukkan bagi umat Muslim,
tetapi juga terbuka bagi masyarakat lintas iman sebagai bentuk mempererat
persaudaraan dan harmoni sosial.
“Bagi sekretariat, masjid maupun
mushola yang dikelola LDII dan melaksanakan penyembelihan hewan kurban,
dipersilakan membagikan kepada warga tanpa dibatasi hanya untuk muslim saja.
Non muslim atau lintas iman juga bisa menerima. Kami ingin menghadirkan harmoni
untuk semua,” tegasnya.
Tak hanya memberi manfaat bagi
penerima, gerakan tebar hewan kurban ini juga berdampak positif terhadap
perekonomian para peternak lokal. Pembelian sapi dan kambing dari peternak
menjadi sumber penghasilan yang membantu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
“Bagi peternak, pembelian hewan
kurban oleh LDII tentu menjadi keberkahan karena ternak mereka terjual dan
membantu ekonomi warga,” tambahnya.
Dalam proses distribusi, LDII
Kalbar memilih metode pembagian secara door to door agar lebih tertib dan tepat
sasaran. Cara ini juga dinilai mampu menghindari kerumunan dan memastikan
daging kurban benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Mekanisme pembagian kami lebih
memilih door to door untuk menghindari sesuatu yang tidak diinginkan serta
menjamin tepat sasaran,” pungkas Susanto. (tim liputan).

Social Header