SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (KUBU RAYA) – Dugaan
praktik pungutan liar (pungli) terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional
Kesehatan (BOK) di Puskesmas Punggur mulai menjadi perhatian publik. Isu
tersebut mencuat setelah beredar percakapan yang diduga membahas adanya
pemotongan anggaran kegiatan kesehatan pemerintah, sehingga menimbulkan
keresahan di tengah masyarakat.
Informasi yang beredar
menyebutkan adanya dugaan pemotongan dana yang seharusnya digunakan untuk
mendukung berbagai program pelayanan kesehatan, mulai dari kegiatan promotif,
preventif, hingga operasional pelayanan di tingkat puskesmas. Percakapan yang
beredar di kalangan masyarakat dan media sosial itu pun memunculkan beragam
spekulasi serta mendorong desakan agar persoalan tersebut segera ditelusuri
secara transparan.
Sejumlah warga berharap
pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap dugaan tersebut. Menurut mereka,
dana kesehatan merupakan anggaran yang bersumber dari keuangan negara dan
diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sehingga
pengelolaannya harus dilakukan secara akuntabel.
"Kalau memang benar ada
pemotongan yang tidak sesuai aturan, tentu harus diusut. Dana kesehatan sangat
dibutuhkan masyarakat," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya
tidak dipublikasikan, Jumat (26/6/2026).
Dana BOK sendiri merupakan
anggaran pemerintah yang bertujuan mendukung operasional pelayanan kesehatan di
fasilitas kesehatan tingkat pertama. Pemanfaatannya diatur sesuai ketentuan
yang berlaku dan harus dipertanggungjawabkan secara administratif maupun
keuangan.
Mencuatnya dugaan pungli tersebut
memicu harapan agar aparat pengawas internal pemerintah, dinas terkait, maupun
aparat penegak hukum dapat melakukan klarifikasi dan investigasi apabila
ditemukan indikasi pelanggaran.
Hingga berita ini diterbitkan,
belum ada keterangan resmi dari pihak Puskesmas Punggur maupun Dinas Kesehatan
Kabupaten Kubu Raya terkait beredarnya percakapan yang diduga membahas
pemotongan Dana BOK tersebut.
Media ini juga masih berupaya
melakukan konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Punggur, Dinas Kesehatan Kabupaten
Kubu Raya, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk memperoleh penjelasan yang
berimbang. Apabila terdapat tanggapan atau klarifikasi resmi, berita ini akan
diperbarui sesuai perkembangan informasi. (tim liputan).

Social Header