Breaking News

Tujuh Pernyataan Sikap Tokoh Sungai Raya Dalam: Tolak Money Politics hingga Dukung Penataan Kawasan

Tokoh Sungai Raya Dalam: Tolak Money Politics hingga Dukung Penataan Kawasan

SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (KUBU RAYA) – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antarwaktu (Pilkades PAW) Desa Sungai Raya Dalam (Serdam) Tahun 2026, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat menyatakan komitmen bersama untuk menjaga demokrasi yang bersih, kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah tersebut.

 

Komitmen itu dituangkan dalam sebuah Pernyataan Sikap yang berisi tujuh poin penting sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan Desa Sungai Raya Dalam sekaligus menjaga persatuan masyarakat di tengah dinamika politik menjelang Pilkades PAW.

 

Dalam pernyataan tersebut, masyarakat dengan tegas menolak segala bentuk kecurangan dan praktik politik uang selama proses Pilkades PAW Tahun 2026. Mereka menilai pesta demokrasi desa harus berjalan secara jujur, adil, dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar mendapat kepercayaan masyarakat.

 

Selain itu, masyarakat juga mengimbau seluruh warga agar tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pilihan politik yang berpotensi memecah belah persatuan. Seluruh elemen masyarakat diajak tetap menjaga kekompakan, kerukunan, serta kondusivitas selama tahapan Pilkades berlangsung.

 

Tidak hanya menyoroti proses demokrasi, pernyataan sikap tersebut juga mengajak masyarakat untuk aktif mengawal jalannya pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, serta mengawasi kinerja pemerintahan desa agar pembangunan berjalan transparan dan berpihak kepada kepentingan warga.

 

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam pernyataan sikap itu adalah dorongan agar Desa Sungai Raya Dalam berubah status menjadi kelurahan. Menurut para tokoh masyarakat, perubahan status tersebut dinilai penting untuk mendukung penataan kawasan, peningkatan pelayanan publik, serta percepatan pembangunan mengingat Sungai Raya Dalam merupakan kawasan strategis yang menjadi salah satu pintu gerbang Kabupaten Kubu Raya.

 

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Sungai Raya Dalam, H. Burhan, mengatakan pernyataan sikap tersebut lahir dari keinginan bersama agar Pilkades PAW berlangsung damai dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa kemajuan bagi desa.

 

"Kami ingin Pilkades PAW ini menjadi pesta demokrasi yang bermartabat, tanpa politik uang dan tanpa perpecahan. Siapa pun yang terpilih nanti harus menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi pendukungnya. Yang lebih penting lagi adalah memiliki komitmen untuk melanjutkan cita-cita masyarakat menjadikan Sungai Raya Dalam berstatus kelurahan," ujar H. Burhan.

 

Menurut H. Burhan, perubahan status menjadi kelurahan diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, penataan kawasan, serta percepatan pembangunan yang sejalan dengan perkembangan wilayah Sungai Raya Dalam.

"Sungai Raya Dalam saat ini berkembang sangat pesat. Sudah saatnya penataan kawasan, pelayanan pemerintahan, dan pembangunan disesuaikan dengan kondisi tersebut. Karena itu kami berharap seluruh elemen, mulai dari kepala desa terpilih, BPD hingga Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, bersama-sama mengawal proses perubahan status ini," tambahnya.

Masyarakat juga meminta kepala desa yang nantinya terpilih dalam Pilkades PAW memiliki komitmen kuat untuk terus mengawal proses perubahan status Desa Sungai Raya Dalam menjadi kelurahan. Harapan serupa juga disampaikan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar terus memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait perubahan status tersebut.

PERNYATAAN SIKAP

 

Seiring dengan pelaksanaan Pilkades Pengganti Antarwaktu (PAW) Desa Sungai Raya Dalam Tahun 2026 dan mencermati perkembangan roda pembangunan di Sungai Raya Dalam.

Maka dengan ini kami dari para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan elemen masyarakat Desa Sungai Raya Dalam menyampaikan pernyataan sikap antara lain :

1.     Menolak kecurangan dan politik uang di proses Pilkades PAW Tahun 2026

2.     Mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpecah belah atau bermusuhan akibat perbedaan politik serta tetap menjaga persatuan dan kekompakan maupun kondusifitas menjelang Pilkades PAW Tahun 2026.

3.     Mengajak Masyarakat Sungai Raya Dalam untuk mengawal dan mengawasi jalannya pelaksanaan roda pembangunan dan pemberdayaan Masyarakat serta kinerja Pemerintahan Desa

4.     Mendorong Desa Sungai Raya Dalam berubah menjadi status Kelurahan

5.     Meminta komitmen Kepala Desa Terpilih untuk tetap mengawal perubahan status desa menjadi kelurahan Sungai Raya Dalam.

6.     Meminta BPD untuk mengawal aspirasi masyarakat tentang perubahan status dari desa menjadi kelurahan Sungai Raya Dalam

7.     Mendukung Bupati Kubu Raya untuk melakukan penataan pembangunan dan sosial kemasyarakatan di Sungai Raya Dalam sebagai wajah Kabupaten Kubu Raya.

 

Demikian pernyataan sikap ini kami buat dalam rangka untuk kemajuan dan kebaikan bagi masyarakat di Sungai Raya Dalam.


Sungai Raya Dalam,

23 Juli 2026

Dalam pernyataannya, masyarakat turut menyampaikan dukungan kepada Bupati Kubu Raya untuk terus melakukan penataan pembangunan, infrastruktur, serta kehidupan sosial kemasyarakatan di Sungai Raya Dalam sebagai salah satu wajah Kabupaten Kubu Raya.

Melalui pernyataan sikap tersebut, para tokoh berharap seluruh tahapan Pilkades PAW Tahun 2026 dapat berlangsung aman, damai, demokratis, dan melahirkan pemimpin yang amanah serta mampu mengawal pembangunan Desa Sungai Raya Dalam menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (tim liputan).

© Copyright 2022 - Suara Milenial Kalbar