Breaking News

Kisah Haru di Jalan Arteri Supadio, Motor Mogok Saat Pasutri Bawa Istri Berobat

Kisah Haru Zulkarnain, Motor Mogok Saat Pasutri Bawa Istri Berobat

SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (PONTIANAK) – Di balik peristiwa motor mogok di Jalan Arteri Supadio, tersimpan kisah haru sepasang suami istri yang sedang berjuang membawa sang istri untuk mendapatkan pengobatan.

 

Pasangan tersebut, Zulkarnain (59) dan istrinya, Rubiah (37), diketahui berasal dari Aruk, Kabupaten Sambas. Keduanya tengah dalam perjalanan menuju RSUD dr. Soedarso Pontianak karena Rubiah harus menjalani pengobatan dan kontrol atas kondisi diabetes yang dideritanya.

 

Namun, perjalanan mereka terhenti ketika sepeda motor yang digunakan tiba-tiba mengalami mogok di Jalan Arteri Supadio.

 

Dalam kondisi kebingungan dan cemas karena sang istri membutuhkan penanganan medis, keduanya kemudian bertemu dengan Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos.

 

Melihat kondisi tersebut, Sujiwo langsung menunjukkan kepeduliannya. Ia meminta personel Patwal untuk membantu mendorong sepeda motor pasangan tersebut hingga ke RSUD dr. Soedarso, yang berjarak sekitar tiga kilometer.

 

“Harus dibantu, bawa segera ke RS. Bantu semampu kita, yang penting beliau bisa segera mendapatkan pertolongan dan pengobatan,” ujar Sujiwo.

 

Atas arahan Bupati Sujiwo, personel Patwal kemudian membantu mendorong sepeda motor pasangan tersebut hingga menuju RSUD dr. Soedarso yang berjarak kurang lebih tiga kilometer.

 

Bagi Sujiwo, kondisi kesehatan masyarakat yang membutuhkan pertolongan tidak boleh dibiarkan menunggu terlalu lama. Terlebih, pasangan tersebut ternyata sedang membawa sang istri yang membutuhkan penanganan medis.

 

Bantuan sederhana itu menjadi sangat berarti bagi Zulkarnain. Di saat kendaraan mereka tidak dapat digunakan, ada tangan yang membantu agar perjalanan pengobatan sang istri tetap berlanjut.

 

Setibanya di UGD RSUD dr. Soedarso, Rubiah langsung mendapatkan penanganan dari tenaga medis. Bantuan juga diberikan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Moch. Darwis, yang turut membantu pasangan tersebut.

 

Rio, anggota Patwal Bupati Sujiwo, mengatakan berdasarkan informasi dari perawat yang menangani Rubiah, perempuan tersebut memang merupakan pasien diabetes yang sedang menjalani rawat jalan.

 

“Dari keterangan perawat, Ibu Rubiah memang pasien diabetes yang sedang melakukan rawat jalan. Kondisinya saat itu cukup akut sehingga perlu segera mendapatkan penanganan,” ujar Rio.

 

Bagi Zulkarnain, pertolongan tersebut datang di saat yang sangat dibutuhkan. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan bantuan ketika kendaraan mereka mogok di perjalanan.

 

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sujiwo dan seluruh pihak yang telah membantu dirinya bersama sang istri.

 

“Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati Sujiwo. Kami sangat terbantu. Motor kami mogok, sementara istri saya harus segera dibawa berobat. Alhamdulillah, kami dibantu sampai ke RSUD Sudarso, bahkan juga diberikan bantuan biaya,” tutur Zulkarnain.

 

Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa di tengah kesibukan dan hiruk-pikuk perjalanan, sebuah kepedulian kecil dapat memiliki arti besar bagi orang lain.

 

Bagi Zulkarnain dan Rubiah, dorongan Patwal sejauh kurang lebih tiga kilometer bukan sekadar membantu sebuah motor yang mogok. Itu adalah dorongan agar langkah mereka menuju pengobatan sang istri tidak berhenti di tengah jalan. (tim liputan).

© Copyright 2022 - Suara Milenial Kalbar