![]() |
| Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Ungkap |
SUARAMILENIALKALBARNEWS.COM (NUSA TENGGARA TIMUR) - Camat
Lamba Leda Utrara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT yang sempat viral, yakni
Agustinus Supratman, memutuskan mundur dari jabatannya.
Agustinus beberapa waktu lalu
viral karena melakukan protes langsung kepada salah satu petugas Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait bantuan logistik untuk korban gempa NTT.
Beredar di media sosial surat
tulisan dari Agustinus mengenai pengunduran dirinya dari jabatan yang
diembannya.
Selain surat, Agustinus juga
memberikan keterangan resmi melalui sebuah video, menyatakana bahwa ia pun
telah berkirim surat dengan Bupati Ma
“Terhitung tanggal 23 Agustus
2026, saya Agustinus Supratman telah menyatakan diri melalui surat resmi kepada
Bupati Manggarai Timur, mengundurkan diri dari jabatan Camat Lamba Leda Utara,”
ucap Agustinus dalam keterangan resmi, dikutip pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Pastikan Tak Ada Tekanan untuk
Mundur
Lebih lanjut, Agustinus
menyatakan bahwa keputusan untuk mundur dari jabatan sebagai camat bukan karena
mendapat tekanan pihak luar.
Ia menegaskan bahwa keputusannya
diambil usai berunding dengan keluarga.
“Keputusan ini tanpa tekanan.
Sekali lagi, keputusan ini tanpa tekanan. Keputusan ini adalah murni keputusan
keluarga kecil kami sendiri,” ungkapnya.
“Ini untuk kebaikan bersama dan
untuk kepentingan Lamba Leda Utara,” imbuhnya.
Bakal jadi Relawan untuk Lamba
Leda Utara
Meski mundur dari jabatan camat,
Agustinus menyebut bahwa dirinya akan tetap terjun membantu masyarakat korban
gempa NTT sebagai relawan.
“Sebagai jaminan saya tidak lari
dari tanggung jawab dalam situasi ini, saya memilih menjadi relawan untuk
membantu sesama di Lamba Leda Utara,” tulisnya dalam surat tersebut.
“Keputusan ini memang tidak elok
di tengah situasi seperti ini. Namun, keputusan ini harus diambil untuk
kebaikan bersama dan untuk kepentingan Lamba Leda Utara yang lebih besar,”
sambungnya.
Viral karena Marahi Petugas BNPB
Sebelumnya, Agustinus viral
karena meluapkan amarahnya kepada salah satu petugas BNPB terkait distribusi
bantuan logistik korban gempa NTT.
Agustinus mengaku tertekan karena
harus membagi bantuan ke 11 desa dengan adil dan menyebut warga dari sejumlah
desa terus mempertanyakan distribusi bantuan kepadanya.
“Pak supaya orang dengar di sana,
banyak bantuan di sini. Mana pak? Ini pak punya bantuan ini? 21.721 jiwa harus
dibagi rata,” ujar Agustinus dalam video viral itu.
“Saya ditekan, saya bagi rata 11
desa, saya stres. Saya tidak kuat lagi, harus urus masyarakat,” tuturnya.
Agustinus juga sempat
menyampaikan permintaan maaf dan
mengklarifikasi bahwa saat itu bantuan baru tersedia di tingkat
kecamatan, sementara bantuan untuk wilayah Kabupaten Manggarai Timur masih
dalam proses distribusi. (Sumber : Jaringan Promedia).

Social Header